Until when should find gems, whether it is possible opportunities will be able to again? we believe that the smile will be present in the end...!
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sunday, January 17, 2010

Harapan Buat Seseorang...


salahku....
buatku...
senyumnya damaikan hatiku...
tawanya hilangkan dukaku...
candanya bahagiakanku...
sedihnya galaukan hatiku..
diamnya resahkan hatiku..

tapi...
betapa bodoh saat itu sampai hal itu terjadi....
melukai hati orang yang aq sangat sayangi....

aq hanya orang biasa...
tapi...
bukan maksud di hati...
jadikan dia seperti itu...

taukah dia...
maksud hatiku?
pantaskah aq beroleh maaf darinya?

haruskah aq berlari...
lalui bukit lewati samudra...
sebab salahku?

kan ku gapai bintang...
kan ku gapai rembulan...
kan ku gapai mentari...
tuk beroleh obat luka itu...

Betapa berartinya dirimu buat ku...

ku ingin balasan cinta darimu
namun kamu tak memperdulikan cinta ini
ku terus menunggu tapi tak kunjung hadir
harapan dan keyakinan tak mungkin dapat ku miliki lagi

apakah aku bersalah mencintaimu?
apakah aku bersalah menyayangimu?
apakah aku bersalah mengharapkan sesuatu darimu?
pujilah dirimu yang begitu berharga dimataku

apakah tak patut aku menerima cintamu?
tak patutkah aku menerima kasih sayangmu?
aku tak percaya semua ini
kenapa ada mahluk seperti dirimu ...
yang beku tak bergeming sedikit pun...

kupersembahkan tuk orang yg aq sangat sayangi... walaupun mungkin dia tidak akan membaca ini...
READ MORE - Harapan Buat Seseorang...

Thursday, November 19, 2009

Mentariku

Buat mutiara emas diatas sana,
aku memujamu dibawah sini
aku, kelereng biru kusam tak berharga
maukah engkau melihatku menari?

semua jiwaku adalah milikmu
segala angin dan badaiku,
lautanku yang bergejolak adalah karenamu
layak nya panah menghunjam dalam ke tubuhku
tumbuh dan mekar dengan geloramu
dan lihatlah hidupku terbakar oleh semerbak aromamu

wahai mutiaraku, aku memujamu
aku memuja mahkotamu yang menyapa pagi hariku
aku memuja bintik hitam di permukaanmu
aku memuja partikelmu yang menikam atmosfirku

semua senyawaku bereaksi untukmu, cahayaku
dan aku hanya bisa disini, terberangus dalam lingkaranku
kita pernah satu, ingatkah engkau?
dan kini harapan pun masih cukup jauh,

kini aku berputar pada suatu lingkaran
...........terdampar


lihatlah aku menari
wahai
.
.
mentariku
READ MORE - Mentariku